Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Visinema Pictures Siap Rilis 5 Film Pada 2021

Visinema memiliki dua jalur produksi yakni dengan memproduksi film untuk dirilis secara digital dan film untuk bioskop.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 18 November 2020  |  20:32 WIB
Ilustrasi film - Istimewa
Ilustrasi film - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Visinema Pictures mengaku siap merilis 5 film pada 2021 untuk memberikan hiburan kepada masyarakat.

CEO & Founders Visinema Pictures, Angga Dwimas Sasongko mengungkap kelima film tersebut terdiri dari 1 film animasi dan 4 live action dengan cerita yang belum pernah ditonton sebelumnya.

"Kita berharap film-film ini yang akan menawarkan hal baru sehingga publik yang baru saja keluar dari krisis bisa mendapatkan experience baru di bioskop," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (18/11/2020).

Dia membeberkan lebih rinci, Visinema baru menyelesaikan produksi film Filosofi Kopi 3 berjudul Ben dan Jody dengan genre baru. Film horor yang bukan nafas dari Visinema juga tengah dibuat dengan menambah bumbu fantasi serta petualangan. Sementara syuting Keluarga Cemara 2 berlangsung pada Desember.

Satu film lagi berjudul Raden Saleh, lanjut Angga proses syutingnya berlangsung tahun depan. Sedangkan film animasi Nusa yang diklaim akan menjadi experience baru bagi penonton Indonesia.

"Kita sudah mulai produksi dan kita sudah mempersiapkan diri untuk ketika market reopening, jadi kita kita enggak dalam posisi pesimis bahwa dunia akan ambruk," tegasnya.  

Angga menjelaskan bahwa bioskop tetap menjadi wahana utama Visinema mendistribusikan filmnya. Pasalnya bioskop menjadi faktor penting penentu apakah konten atau intellectual property (IP) yang dibuat memiliki nilai atau tidak. Walaupun saat ini distribusi bisa dilakukan secara digital, dalam konteks pendapatan, bioskop menjadi tempat yang paling menguntungkan.

Layaknya jendela utama, apabila mendapat atensi lebih penonton di bioskop, film tersebut bisa dimonetisasi lebih lanjut. "Kalau dia (film) berhasil di bioskop, dia akan berhasil di semuanya. Dia akan berhasil di digital, dia akan berhasil di televisi, dia akan berhasil di ritel, dia akan berhasil di ancillary product, contohnya Filosofi Kopi," imbuhnya.

Kendati demikian Visinema tetap mengambil dua jalur yakni dengan memproduksi film untuk dirilis secara digital dan film untuk bioskop. Adapun baru-baru ini mereka merilis Story of Kale: When Someone’s in Love di platform penayangan digital.

Di sisi lain sebagai stimulan menarik para penonton datang ke bioskop yang kembali beroperasi, Visinema menghadirkan Generasi 90an: Melankolia. "Kita mau jadi stimulan untuk bisa memulai proses recovery market di perfilman Indonesia," pungkas Angga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film bioskop visi media asia
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top