Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Swedia Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Lansia

Data dari perusahaan farmasi itu dinilai tidak cukup untuk menilai keefektifan vaksinasi pada kelompok usia lanjut.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  13:37 WIB
Botol dengan stiker bertuliskan, "Covid-19 vaksin Coronavirus Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020). - Antara/Reuters
Botol dengan stiker bertuliskan, "Covid-19 vaksin Coronavirus Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Swedia sementara tidak akan menggunakan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh perusahaan farmasi AstraZeneca untuk kelompok usia 65 tahun ke atas,.

Dikutip Deutsche Presse-Agentur (DPA) International, Rabu (3/2/2021), data dari perusahaan farmasi itu dinilai tidak cukup untuk menilai keefektifan vaksinasi pada kelompok usia lanjut. Demikian menurut Badan Kesehatan Masyarakat Swedia.

Selain, itu fakta membuktikan bahwa lebih banyak negara yang menunggu keputusan dari uji coba tahap akhir berskala besar di Amerika Serikat.

Badan Kesehatan Masyarakat Swedia menambahkan vaksin yang dikembangkan Pfizer/BioNTech dan Moderna nantinya akan digunakan untuk vaksinasi bagi warga Swedia yang berusia lanjut.

Soren Andersson dari Badan Kesehatan Masyarakat Swedia mengatakan dalam konferensi pers bahwa sejumlah negara, di antaranya Jerman, dan Prancis telah membuat keputusan serupa.

European Medicines Agency (EMA) minggu lalu menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman digunakan dan memberikan respons imun yang baik.

Uni Eropa kemudian menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca di blok tersebut. Swedia mengharapkan pengiriman pertama vaksin AstraZeneca minggu depan.

Sara Byfors dari Public Health Agency mencatat bahwa tren penurunan jumlah kasus baru dalam beberapa pekan terakhir terus berlanjut. Tetapi, ujarnya, sampel tes menunjukkan peningkatan kasus yang terkait dengan mutasi virus di Inggris, yang sangat menular.

Swedia, negara berpenduduk 10,3 juta, kini telah mendaftarkan 576.000 kasus dan 11.815 kematian sejak pandemi dimulai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swedia Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top