Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fast Pants, Teknologi Produksi Celana 30 Menit dari Pride n Joy

Pride n Joy, UMKM asal Bandung di bidang fesyen memiliki inovasi Fast Pants, yakni memproduksi sebuah celana denim dan chino hanya dalam waktu 30 menit.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 03 Juni 2021  |  20:10 WIB
Pride n Joy berinovasi Fast Pants, yakni memprodukei sebuah celana denim dan chino bisa diproduksi hanya dalam waktu 30 menit.  - ANTARA/Pride n Joy.
Pride n Joy berinovasi Fast Pants, yakni memprodukei sebuah celana denim dan chino bisa diproduksi hanya dalam waktu 30 menit. - ANTARA/Pride n Joy.

Bisnis.com, JAKARTA - Pride n Joy, UMKM asal Bandung di bidang fesyen memiliki inovasi Fast Pants, yakni memproduksi sebuah celana denim dan chino hanya dalam waktu 30 menit.

Public Relation Pride n Joy Intan Desyyanti Ibrahim mengatakan teknologi yang mulai dikenalkan tahun lalu ini diklaim yang pertama di dunia.

"Ini pertama kali di dunia karena di brand lain masih belum ada yang bisa jadi dalam 30 menit," ujar Intan seperti dikutip Antara, Kamis (3/5/2021).

Celana yang dibuat juga bisa disesuaikan dengan keinginan pemesan atau custom, mulai dari ukuran, bahan, hingga warna benang. Pride n Joy memberikan tiga pilihan cutting, yakni regular fit, slim straight, dan slim tapered.

"Pelanggan bisa pilih antara tiga cutting ini. Bisa pilih warna benang juga, kemudian bisa pilih size," katanya.

Sementara itu, quality control bisa langsung dilakukan oleh pelanggan di tempat sehingga jika ada kekurangan bisa segera ditangani.

Berbicara mengenai harga, pembeli hanya pelu menambah Rp20.000 untuk setiap potong celana. Jika bahan yang dipakai seharga Rp180 ribu maka pembeli hanya perlu membayar Rp200 ribu.

"Kalau kita ambil bahan yang harganya Rp360 ribu, ditambah Rp20 ribu juga. Berlaku untuk denim dan chino," kata dia.

Ia mengakui, Fast Pants mampu menekan banyak biaya produksi sehingga produk bisa dijual lebih murah. Meski demikian, kualitas bisa diadu dengan brand lainnya. "Kualitasnya bagus tapi harganya murah," tutur dia.

Intan menjelaskan, ide Fast Pants pertama kali muncul dari pemilik Pride n Joy, Irham Muhammad Fadhil Karim.

Setiap hari, lini busana ini bisa memproduksi sampai 200 potong celana sehingga menurut Irham dibutuhkan teknologi yang memudahkan.

Pandemi membuat peluncuran Fast Pants sempat tertahan.

Saat itu, Pride n Joy mulai mematangkan konsep hingga akhirnya fitur ini resmi dirilis pada awal September 2020. Sampai saat ini, rata-rata ada 100 pelanggan per bulan yang memesan lewat fitur Fast Pants.

Menurut Intan, saat ini 80 persen pasar Pride n Joy adalah laki-laki mengingat brand ini memiliki spesialisasi celana berbahan denim.

Kedepannya Pride n Joy akan mulai meluncurkan produk untuk wanita juga untuk memperbesar target pasar perempuan.

Saat ini fitur Fast Pants baru ada di studio Pride n Joy cabang Bandung. Sementara di cabang lainnya di Tebet, fitur ini direncanakan akan diluncurkan tahun ini.

Intan mengaku, pandemi tak menghalangi Pride n Joy untuk terus berinovasi demi meningkatkan penjualan. Walau pun jumlah pembeli ke studio secara offline sedikit berkurang, penjualan secara online justru bertambah.

"Strategi survive di Covid-19, kemarin (Pride n Joy) idealis ke jeans. Lalu kita akan bikin rilis satu artikel satu season. Terus ganti model sistemnya," kata Intan.

Intan pun berbagi tips bagi pengusaha muda untuk tetap bertahan di tengah pandemi. Baginya, pengusaha tidak perlu takut untuk berkreasi dan menuangkan ide-ide gila. "Jangan takut untuk gagal. Gagal bangun lagi," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen celana jeans
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top