Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lawan Alzheimer di Usia 30-an dengan Melacak Tanda Ini

Mencegah dan melawan adanya alzheimer di usia pertengahan 30-an bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan dari peringatan ini.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 24 Maret 2022  |  15:34 WIB
Ilustrasi penderita alzheimer. - Reuters/Nacho Doce
Ilustrasi penderita alzheimer. - Reuters/Nacho Doce

Bisnis.com, JAKARTA — Menurut sebuah studi baru, memiliki kolesterol tinggi dan gula darah di usia 30-an dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dalam beberapa dekade kedepan.

Tidur kurang dari 6 jam semalam di usia paruh baya meningkatkan risiko demensia sebesar 30%.

Orang berusia 35 hingga 50 tahun yang memiliki kadar trigliserida tinggi, sejenis kolesterol yang ditemukan dalam darah, dan kadar "kolesterol baik" yang lebih rendah yang disebut high-density lipoprotein lebih mungkin didiagnosis dengan penyakit Alzheimer di kemudian hari.

Menurut penelitian, peningkatan gula darah antara usia 50 dan 61 dikaitkan dengan risiko Alzheimer yang lebih tinggi.

Untuk setiap 15 poin gula darah Anda naik, risiko Alzheimer Anda naik 14,5% di kemudian hari.

Memiliki kolesterol tinggi mungkin tidak menyebabkan Alzheimer, tetapi menekan tombol maju cepat pada patologi penyakit dan penurunan kognitif.

Ada juga hubungan antara diabetes dan perkembangan patologi amiloid. Plak amiloid beta di otak adalah salah satu sinyal khas Alzheimer, bersama dengan kusutnya protein yang disebut “tau”.

Sama seperti penyakit penuaan kronis lainnya, kolesterol tinggi, serangan jantung, stroke, semuanya dimulai secara diam-diam beberapa dekade sebelum muncul.

Studi yang diterbitkan di Alzheimer's and Dementia: The Journal of the Alzheimer's Association, didukung pemerintah yang sekarang memasuki tahun ke-74. Keunikan dari penelitian ini adalah sampel besar individu yang diperiksa setiap empat tahun atau lebih, dimulai pada usia 35 tahun, dan diikuti hingga usia ketika diagnosis Alzheimer terjadi.

Orang berusia 35 hingga 50 tahun dapat menurunkan risiko Alzheimer sebesar 15,4% jika mereka meningkatkan high-density lipoprotein, atau HDL, sebesar 15 miligram per desiliter.

Orang-orang antara usia 51 dan 60 yang meningkatkan HDL mereka mengurangi risiko mereka sebesar 17,9%.

Orang yang ingin mengatasi kolesterol, maka mereka harus bekerja dengan hati-hati dengan ahli jantung pencegahan dan ahli saraf, karena ada banyak nuansa bagaimana mengukur lipid darah dan obat mana yang terbaik.

Orang-orang yang berusia 30-an dan awal 40-an perlu mengukur lipid dan gula darah mereka. Itulah satu-satunya cara Anda mendeteksi masalah apa pun.

Jadi, hal itu menjadi dorongan bagi orang-orang untuk mulai melakukan pemeriksaan rutin untuk membuat periode hidup Anda lebih berkualitas.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan kolesterol alzheimer
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top