Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anda Sering Mencium Aroma Ini? Waspada Tanda Kolesterol

Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah Anda yang melakukan banyak fungsi penting, yang paling utama adalah membangun sel-sel sehat.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  23:44 WIB
Anda Sering Mencium Aroma Ini? Waspada Tanda Kolesterol
Ketiak basah - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kolesterol tinggi sering dijuluki sebagai "pembunuh tak terlihat" karena tidak adanya gejala. Namun, perubahan tubuh yang mengganggu telah dikaitkan dengan kadar kolesterol tinggi. Penelitian menunjukkan mencium tiga bau berbeda dapat menunjukkan tingkat tinggi.

Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah Anda yang melakukan banyak fungsi penting, yang paling utama adalah membangun sel-sel sehat. Namun, kadar tinggi secara konsisten dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sayangnya, tubuh Anda biasanya tidak memberi tahu Anda tentang kolesterol tinggi, jadi Anda harus melakukan tes darah untuk memeriksanya

Dilansir dari Express UK, sejumlah perubahan tubuh yang terlihat telah dikaitkan dengan kadar kolesterol tinggi. Sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Laryngoscope menemukan hubungan aneh antara kadar kolesterol tinggi dan “phantom odour perception” atau "persepsi bau hantu".

Persepsi bau hantu didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang seolah mencium bau yang tidak menyenangkan, buruk, atau terbakar padahal orang lain tidak menciumnya.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, data cross-sectional dikumpulkan sebagai bagian dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional 2011 hingga 2014, menghasilkan sampel perwakilan nasional dari 7.417 orang dewasa berusia 40 tahun ke atas.

Peserta melaporkan kondisi vaskular termasuk riwayat stroke. Kolesterol total juga diukur. Di antara temuan kuncinya adalah bahwa orang dewasa dengan kolesterol tinggi yang didiagnosis tetapi terkontrol, melaporkan mencium bau 'hantu' lebih sering daripada mereka yang tidak memiliki kolesterol tinggi.

Penelitian juga diadakan untuk prekursor penyakit jantung lainnya dan kondisi terkait. Stroke dikaitkan dengan kemungkinan persepsi bau hantu 76 persen lebih besar. Orang dewasa dengan tekanan darah tinggi yang didiagnosis, tetapi terkontrol, melaporkan bau hantu lebih sering daripada mereka yang tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Terlebih lagi, para peneliti mengamati kemungkinan tiga kali lipat lebih besar dari persepsi bau hantu di antara orang dewasa berusia 60 tahun dan lebih tua dengan diabetes, tetapi hanya di antara mereka yang menggunakan insulin dan obat oral.

Stroke, angina, gagal jantung kongestif, tekanan darah tinggi yang dikelola dengan baik, dan kolesterol tinggi yang dikelola dengan baik dikaitkan dengan persepsi bau hantu.

Cara Menurunkan Level Tinggi

Cara terbaik untuk mencegah komplikasi kolesterol tinggi adalah dengan menjaga kadar kolesterol tetap terkendali. Makan makanan yang sehat dan seimbang dapat memberikan penyangga terhadap kadar kolesterol tinggi.

Untuk mengurangi kolesterol Anda, cobalah untuk mengurangi makanan berlemak, terutama makanan yang mengandung jenis lemak yang disebut lemak jenuh. Pai daging, sosis, dan daging berlemak adalah beberapa penyebab terburuk.

Anda masih bisa mengonsumsi makanan yang mengandung jenis lemak sehat yang disebut lemak tak jenuh. Cobalah untuk makan lebih banyak:

- Ikan berminyak, seperti makarel dan salmon

- Nasi merah, roti dan pasta

- Kacang-kacangan dan biji-bijian

- Buah-buahan dan sayur-sayuran.

Olahraga juga bisa berdampak pada kadar kolesterol tinggi. Lakukan setidaknya 150 menit (2,5 jam) olahraga seminggu. Beberapa hal yang baik untuk dicoba saat memulai meliputi:

- Berjalan, cobalah berjalan cukup cepat sehingga jantung Anda mulai berdetak lebih cepat

- Renang

- Bersepeda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kolesterol bau badan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top