Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Cara Mengendalikan Emosi, Catat dan Lakukan

Emosi seharusnya diatur dan bukan ditekan, karena emosi yang ditekan juga dapat membahayakan hingga menyebabkan ledakan emosi dikemudian hari.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  14:45 WIB
10 Cara Mengendalikan Emosi, Catat dan Lakukan
Mereka tidak terlalu memedulikan perasaan Anda, dan sering kali kurang menyesal setelah melukai Anda secara emosional. - Solopos/Freepic

Bisnis.com, JAKARTA - Emosi merupakan kondisi normal yang pastinya pernah dialami setiap orang. Namun, terkadang jika tidak dapat mengendalikan emosi justru akan menjadi boomerang pada diri Anda. 

Dilansir Healthline pada Rabu (15/6/2022), emosi juga merupakan suatu hal yang penting sebagai respon atas perasaan tertentu. Terapis di Tarzana, California, Vicki Botnick menjelaskan bahwa emosi seperti kemarahan dapat meningkat hingga menjadi sulit dikendalikan.

Dampaknya akan menyebabkan konflik pada suatu hubungan, akan kesulitan berhubungan dengan orang lain, memiliki banyak masalah di tempat kerja atau sekolah hingga ledakan emosional. 

Namun, hal itu dapat dikendalikan dengan latihan mengendalikan emosi Anda, seperti sebelas tips berikut ini:

1. Lihatlah Dampak dari Emosi Anda

Dengan dampak emosi yang sudah dijelaskan diatas maka Anda akan berpikir jika meluapkan emosi ini terkadang berakibat sangat buruk. 

Temukan tempat untuk meluapkan emosi Anda, bisa jadi seperti teman atau kerabat yang sudah memahami Anda dan Anda juga harus melihat kondisi lawan bicara Anda terlebih dahulu. 

2. Ingat Tujuan Pengendalian Emosi Untuk Pengaturan, Bukan Ditekan

Emosi itu seharusnya diatur dan bukan ditekan, karena emosi yang ditekan juga dapat membahayakan hingga menyebabkan ledakan emosi dikemudian hari. 

Lalu, saat Anda menekan emosi maka itu dapat menyebabkan efek pada kesehatan seperti :

- ‌Kecemasan

- ‌Depresi

- ‌Masalah tidur

- ‌Ketegangan otot dan nyeri

- ‌Kesulitan mengelola stres

- Penyalahgunaan zat

Untuk itu penting untuk Anda mengetahui tujuan dari pengendalian emosi ini. 

3. Identifikasi Apa yang Anda Rasakan

Luangkan waktu sejenak untuk memeriksa diri sendiri tentang suasana hati Anda dapat membantu Anda mulai mendapatkan kendali pada emosi diri Anda. 

Kata yang umum digunakan masyarakat Indonesia pada tips ini adalah Healing, dengan pergi ke tempat yang tenang tanpa gangguan apapun seperti pekerjaan dan tugas-tugas lainnya atau hanya berdiam diri saja dengan melakukan apa yang Anda sukai. 

4. Menerima Emosi Anda

Terkadang luapan emosi terjadi karena Anda tidak menerima suatu kondisi dan malah menimbulkan kepanikan untuk Anda sendiri. 

Misalnya, Anda telah melakukan kesalahan di tempat kerja maka terimalah kesalahan tersebut dan mengatakan pada diri sendiri seperti:

“Ini bukan masalah besar, jadi jangan panik.”

Buatlah perasaan Anda tenang terlebih dahulu, lalu mulailah instropeksi diri tentang kesalahan yang telah dilakukan dan menerima emosi ini dapat meningkatkan kesehatan mental yang lebih baik. 

5. Buat Catatan Untuk Meluapkan Emosi 

Membuat catatan luapan emosi sedikit banyaknya akan membantu mengendalikan emosi Anda, cara ini biasanya bekerja pada kebanyakan orang. 

Contoh kecilnya adalah pembuatan buku diary, dengan mencurahkan isi hati dan emosi kepada buku tersebut. Selain itu, bisa juga luapan emosi Anda ini menjadi sebuah karya tulis seperti buku hingga sebuah lirik lagu. 

Catatan ini akan memberikan manfaat paling besar ketika Anda melakukannya setiap hari. Simpan catatan tersebut dan coba perhatikan apa pemicu emosi yang nantinya Anda dapat mengantisipasi hal itu di masa depan. 

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengelolaan emosi marah KECERDASAN EMOSIONAL
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top