Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Benarkah Minuman dapat Membersihkan Paru-paru? Ini Kata Dokter

Setidaknya ada 6 minuman yang diklaim bisa membersihkan paru-paru Anda, berikut daftarnya
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 17 November 2022  |  15:11 WIB
Benarkah Minuman dapat Membersihkan Paru-paru? Ini Kata Dokter
Madu. - Madurasa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter Felix Giovanni Hartono dalam laman Instagramnya menyebutkan, meskipun mekanisme minuman masuk ke pencernaan, bukan ke paru-paru, tetapi paru-paru bisa dibersihkan dengan mengonsumsi minuman tertentu. 

"Jadi minuman ini bisa membersihkan paru-paru dengan cara menguatkan sistem imun atau pertahanan dan juga mengurangi peradangan yang ada di paru-paru," tutur dr. Felix.

Kemudian, karena sistem imun yang kuat, paru-paru menjadi tidak mudah terserang bakteri maupun virus. Namun, dr. Felix juga menambahkan, kinerja minuman pembersih paru-paru ini harus dibersamai dengan penerapan pola hidup sehat.

"Percuma minum rebusan jahe satu perkebunan tapi tetap merokok, atau gak pakai masker di tengah polusi ini, ya tetap kotor paru-paru kalian," tambah dr. Felix.

Lalu minuman apa saja yang bisa membersihkan paru-paru?

Berikut ini 6 minuman yang bisa membersihkan paru-paru berdasarkan Medicalnewestoday dan timesofindia.

1. Teh hijau

Teh hijau terkenal dengan kandungan antioksidannya yang berguna untuk membantu mengurangi peradangan di paru-paru. Selain itu, antioksidan juga dapat melindungi jaringan paru-paru dari efek berbahaya dari asap yang terhirup.

Sebuah penelitian pada tahun 2018 yang melibatkan lebih dari 1.000 orang dewasa di Korea menemukan, orang yang meminum dua cangkir teh hijau per hari, memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik daripada mereka yang tidak minum teh hijau.

2. Jus bluberi dan ceri

Radang saluran napas dapat membuat sulit bernafas dan menyebabkan dada terasa berat dan sesak. Mengonsumsi makanan antiradang dapat mengurangi peradangan untuk meredakan gejala tersebut.

Dua buah yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam paru-paru adalah buah ceri dan bluberi. Kedua buah ini bisa diolah dengan cara dibuat menjadi jus.

3. Ramuan kunyit susu

Kunyit juga dapat membantu mengurangi peradangan di paru-paru. Selain itu, senyawa kurkumin dalam kunyit bisa membantu membersihkan paru-paru secara alami dan membantu detoksifikasi tubuh. Sehingga kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.

Cara mengonsumsi kunyit bisa dengan mencampurkan bubuk kunyit dan susu ataupun ramuan herbal lain seperti jahe.

4. Teh peppermint

Daun mint sudah digunakan sejak dulu untuk mengobati masalah pernapasan. Tidak heran jika daun berbentuk kecil ini muncul di beberapa peradaban untuk diambil manfaat pengobatannya. 

Teh peppermint panas dapat memecah pengendapan lendir dan peradangan yang disebabkan oleh infeksi paru-paru juga radang paru-paru. 

5. Teh jahe

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengeluarkan racun dari saluran pernapasan. Tidak heran jika jahe kerapkali digunakan untuk menyembuhkan batuk dan pilek. 

Beberapa penelitian juga mengungkap, ekstrak jahe tertentu juga diketahui dapat membunuh sel kanker paru-paru. Cara menikmati jahe bisa dengan dijadikan teh jahe dan diminum selagi hangat.

6. Madu

Madu juga memiliki sifat antibakteri yang bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat masalah pernapasan. Sebuah penelitian mengungkap, madu memiliki sifat antibakteri dan antivirus.

Penelitian lain yang diterbitkan di The Journal of American Medical Association (JAMA) Pediatrics menemukan, satu dosis madu yang diberikan 30 menit sebelum tidur dapat memberikan rasa lega saat sedang batuk dan membantu mengobati kesulitan tidur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman paru-paru sindrom pernapasan timur tengah (mers)
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top