Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Naver dan Kakao Bersaing Dapatkan Saham SM Entertainment

Lee Soo Man, pemilik saham terbesar SM Entertainment dikabarkan akan menjual sahamnya di perusahaan entertainment itu. Naver dan Kakao Entertainment pun bersaing untuk mengakuisisinya sebagai cara memperluas aktivitas di pasar global, mengikuti gelombang Hallyu.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  20:53 WIB
Lee Soo Man, pemilik saham terbesar SM Entertainment.  - Twitter
Lee Soo Man, pemilik saham terbesar SM Entertainment. - Twitter

Bisnis.com, JAKARTA – Lee Soo Man, pemilik saham terbesar SM Entertainment dikabarkan akan menjual sahamnya di perusahaan entertainment itu. Naver dan Kakao Entertainment pun bersaing untuk mengakuisisinya sebagai cara memperluas aktivitas di pasar global, mengikuti gelombang Hallyu.

Naver adalah mesin pencari yang dimiliki Naver Corporation. Naver adalah pelopor penggunaan konten buatan pengguna melalui pembuatan platform tanya jawab online, Knowledge iN. Naver juga mengelola layanan seluler global, seperti LINE messenger seluler, messenger video Snow, dan layanan komunikasi grup Band.

Kakao Entertainment Corp. adalah perusahaan hiburan, media massa, dan penerbitan Korea Selatan yang didirikan pada 2021. Anak perusahaan dari perusahaan internet Kakao, didirikan sebagai hasil penggabungan dari dua anak perusahaan yang terakhir, masing-masing KakaoPage dan Kakao M.

Melansir dari Koreaboo, Senin (31/5/2021), Naver dan Kakao Entertainment sedang mendiskusikan rencana akuisisi saham SM Entertainment. Saham yang diperebutkan saat ini dimiliki oleh pemegang saham terbesar SM Entertainment, Lee Soo Man.

Dalam laporan sebelumnya, Lee Soo Man telah dalam diskusi untuk menjual saham di SM Entertainment. Ia kemungkinan akan menjual sebagian atau seluruh sahamnya. Adapun Naver dan Kakao dilaporkan sedang mendiskusikan metode untuk memperdagangkan saham baru atau menukar saham, untuk menghasilkan kesepakatan yang paling ideal.

Lee Soo Man telah memutuskan bahwa kemitraan diperlukan untuk lebih meningkatkan perusahaan. Diduga, dia tidak berniat mewariskan sahamnya di perusahaan kepada anak-anaknya. Sebuah laporan terbaru di media Korea mengungapkan bahwa pernah ada perusahaan sebelumnya yang berusaha membeli saham di SM Entertainment.

Menurut orang dalam industri IB, Label Hybe (juga dikenal sebagai BigHit Entertainment) telah mempertimbangkan akuisisi saham SM Entertainment pada 2020. Namun, akhirnya dibatalkan. Jika mereka telah memperoleh sejumlah besar saham, kemungkinan besar mereka akan menentukan arah perusahaan.

SM Entertainment telah mengumumkan bahwa mereka sedang mengadakan berbagai diskusi tentang akuisisi dan kemitraan, namun belum ada yang ditetapkan. Mereka akan membuat pengumuman lain dalam waktu satu bulan atau lebih ketika lebih banyak masalah telah dikonfirmasi.

Naver dan Kakao Entertainment juga telah mengumumkan bahwa meskipun mereka sedang mempertimbangkan akuisisi dan kesepakatan, mereka belum memutuskan apapun secara detail.

Perusahaan produksi dan media China, Tencent, juga ingin berinvestasi di SM Studios, anak perusahaan baru SM Entertainment. SM Studios, yang akan diluncurkan akhir Mei, kemungkinan akan memiliki dana investasi hingga 1 triliun KRW, atau mendekati US$1 miliar jika berhasil.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao agensi
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top