Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Mengatasi Rambut Rontok dan Mencegah Kebotakan

Ada banyak cara alami untuk mengatasi kerontokan rambut di rumah jika Anda tidak ingin mengunjungi dokter.
Ithamar Yaomi DCh
Ithamar Yaomi DCh - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  20:08 WIB
Rambut rontok - klikdokter
Rambut rontok - klikdokter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perubahan cuaca sering membuat rambut rontok, kulit kepala berminyak dan rambut bercabang. Hal ini dapat menyebabkan penipisan rambut atau kebotakan yang bergantung pada berbagai alasan.

Mungkin Anda bosan melihat helaian rambut di pakaian, di lantai, dan rontok ke mana pun Anda pergi. Namun, rambut rontok sangat normal dan banyak orang mengalaminya. 

Kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai setiap hari dianggap normal. Namun, pengalaman rambut rontok yang berkepanjangan dapat mengkhawatirkan. 

Kerontokan rambut dapat disebabkan oleh faktor keturunan, perubahan hormonal, kondisi medis atau mungkin menyertai penuaan. Seringkali rambut rontok bukanlah masalah serius yang perlu dikhawatirkan, tetapi dalam kasus yang ekstrim, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang menyebabkan rambut rontok?

Ada berbagai alasan mengapa seseorang mengalami kerontokan rambut, di antaranya:

- Keturunan (androgenic alopecia)

- Penuaan

- Melahirkan

- Berbagai penyakit atau stres

- Kemoterapi untuk pengobatan kanker

- Kondisi medis yang disebut Alopecia Areata

Bagaimana cara mengurangi rambut rontok?

Ada banyak cara alami untuk mengatasi kerontokan rambut di rumah jika Anda tidak ingin mengunjungi dokter. Faktor kuncinya adalah memahami jenis rambut Anda dan bagaimana reaksinya terhadap faktor eksternal seperti matahari, polusi, air, dan bahan kimia. 

Setelah memahami rambut Anda dengan baik, memilih rutinitas perawatan rambut menjadi lebih mudah. Sesuaikan perawatan rambut Anda sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan bukan yang diikuti orang lain. Beberapa solusi yang harus Anda pertimbangkan adalah sebagai berikut:

1. Mengurangi penggunaan bahan kimia pada rambut

Rambut Anda mungkin sangat sensitif terhadap bahan kimia kuat yang terkandung dalam sampo dan kondisioner. Cobalah untuk mengganti sampo biasa Anda dengan sampo yang lebih lembut atau sampo yang dirancang khusus untuk rambut sensitif.

2. Rutinitas perawatan rambut

Jadwal yang lakukan untuk mencuci rambut atau produk yang Anda gunakan mungkin terlalu berlebihan. Cobalah untuk mengurangi jumlah produk dan jangan sering mencuci rambut. Kulit kepala Anda mengeluarkan minyak secara alami yang penting untuk kesehatan rambut sehingga setiap kali rambut Anda terasa berminyak, jangan langsung dicuci. Batasi mencuci rambut sekali atau dua kali seminggu untuk melihat rambut yang lebih sehat.

3. Nutrisi

Asupan nutrisi dalam tubuh Anda juga memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan kesehatan rambut. Konsumsi vitamin A membantu produksi minyak (sebum) di kulit kepala dan vitamin E membantu sirkulasi darah yang membantu folikel rambut dan vitamin B membantu menjaga kesehatan warna rambut.

4. Hindari alkohol dan rokok

Asupan alkohol dapat menghalangi pertumbuhan rambut yang sehat dan merokok mempengaruhi jumlah darah yang bersirkulasi ke kulit kepala Anda. Menghindari aktivitas ini secara signifikan dapat meningkatkan kesehatan rambut Anda.

5. Menangani rambut basah

Langkah yang sangat penting dari perawatan rambut yang salah adalah menangani rambut basah. Tepat setelah dicuci atau setelah aktivitas apa pun yang melibatkan air bisa sangat rapuh dan mudah patah bagi rambut. 

Jangan menggosok rambut Anda dengan handuk kasar untuk mengeringkannya lebih cepat, perlahan saja. Sebaiknya ganti handuk sepenuhnya dengan kaos oblong lama atau bahan kain yang lebih lembut yang tidak akan menimbulkan banyak gesekan kasar bagi rambut Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rambut rambut rontok
Sumber : femina.in
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top