Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makanan yang Harus Dimakan dan Dihindari Saat Menjalani Kemoterapi

Untuk memastikan nutrisi yang cukup, banyak ahli merekomendasikan makan makanan ringan tanpa rasa yang kuat sebelum perawatan kemoterapi, seperti yogurt dengan buah, sereal dengan susu, atau sup ayam.
Robby Fathan
Robby Fathan - Bisnis.com 02 Juni 2022  |  23:56 WIB
Makanan yang Harus Dimakan dan Dihindari Saat Menjalani Kemoterapi
Parfait Yoghurt menjadi menu makanan sehat saat sahur di Bulan Ramadan

Bisnis.com, JAKARTA -  Nutrisi yang tepat memanglah penting tetapi mungkin lebih penting lagi ketika tubuh Anda melawan kanker.

Makan makanan yang seimbang dapat membantu meringankan efek samping pengobatan, meningkatkan energi Anda, mengurangi peradangan, dan menjaga fungsi kekebalan tubuh.

Ini juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Meskipun penurunan berat badan selama kemo adalah masalah umum, perlu diingat bahwa penambahan berat badan juga dapat terjadi.

Untuk memastikan nutrisi yang cukup, banyak ahli merekomendasikan makan makanan ringan tanpa rasa yang kuat sebelum perawatan, seperti yogurt dengan buah, sereal dengan susu, atau sup ayam.

Anda juga harus merencanakan untuk minum banyak cairan, bersama dengan minum obat anti-mual seperti yang ditentukan. Di bawah ini, kita akan membahas beberapa makanan yang harus dimakan dan beberapa yang harus dihindari saat menjalani kemoterapi.

Memakan Protein yang cukup

Sementara makan cukup protein dianggap penting untuk kesehatan hampir semua orang, orang yang menjalani kemoterapi mungkin memerlukan lebih banyak protein daripada biasanya. Protein yang cukup dapat meningkatkan penyembuhan jaringan yang rusak akibat kanker dan bahkan mencegah infeksi, jika Anda menjalani kemoterapi, sebaiknya tanyakan kepada dokter Anda tentang peningkatan kebutuhan protein.

Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa protein nabati, yang mengandung vitamin dan mineral tingkat tinggi, adalah pilihan yang sangat baik untuk dimakan selama kemoterapi. Protein nabati termasuk kacang-kacangan, polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk kedelai. Anda juga bisa memilih sumber protein hewani seperti ikan atau ayam.

Makan makanan karbohidrat

Karbohidrat memberi tubuh Anda energi, sesuatu yang orang-orang yang menjalani kemo cenderung kekurangan energi. Sebagian, ini mungkin karena sel kanker menggunakan lebih banyak energi daripada sel sehat, menurut Cancer Connect .

Faktanya, satu jalur pengobatan kanker yang potensial dapat melibatkan pengelolaan kadar gula darah secara ketat untuk menghindari lonjakan glukosa, yang selanjutnya memberi makan sel kanker.

Para ahli merekomendasikan makan oatmeal selama kemoterapi. Oatmeal tidak hanya merupakan sumber karbohidrat yang sangat baik, tetapi juga menyediakan protein, lemak sehat, dan antioksidan. Oatmeal juga memiliki rasa yang ringan dan tekstur yang lembut, sehingga relatif mudah dikonsumsi jika Anda menderita efek samping pengobatan seperti sariawan, mual, atau kesulitan menelan. Ini juga cocok dengan buah segar.

Memakan Lemak sehat

Sementara lemak makanan terkadang mendapat rap buruk, kenyataannya adalah bahwa lemak sehat dapat menyediakan sumber kalori yang penting bagi siapa saja yang menjalani perawatan kemoterapi.

Medical News Today merekomendasikan lemak sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, selai kacang, minyak zaitun, alpukat, dan beberapa produk susu. Makanan ini dapat memberikan energi tambahan jika Anda kesulitan makan saat menjalani kemoterapi.

Hindari Makanan keras dan pedas

Jika Anda menjalani kemo, Anda mungkin ingin makan keripik untuk sementara waktu belum lagi makanan pedas favorit Anda. Bahkan makanan yang menenangkan seperti roti panggang yang renyah atau kerupuk yang renyah bisa menjadi tidak enak untuk dimakan ketika mulut Anda terasa sakit dan sensitif sebagai efek samping dari perawatan Anda.

Luka mulut terkait pengobatan, juga dikenal sebagai mucositis oral, dapat berkembang selama kemoterapi di dalam mulut, di bibir, dan bahkan di kerongkongan. Mereka bisa sangat menyakitkan, memengaruhi kemampuan Anda untuk makan dan menelan. Jika Anda berjuang dengan sariawan selama kemoterapi, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Anda mungkin mendapat manfaat dari minum obat untuk meminimalkan rasa sakit.

Hindari makanan yang sangat panas atau sangat dingin

Beberapa ahli merekomendasikan untuk menghindari makanan yang sangat panas atau sangat dingin saat menjalani kemoterapi. Makanan yang sangat panas dapat memperburuk rasa sakit yang terkait dengan sariawan, efek samping kemoterapi.

Jika Anda menderita sariawan, cobalah makan makanan Anda pada suhu kamar atau sedikit lebih hangat atau lebih dingin. Dan jika Anda kesulitan menemukan makanan yang enak dalam kisaran suhu ini, pertimbangkan beberapa saran makanan berprotein tinggi dari Mayo Clinic seperti keju cottage, salad ayam, salmon dingin, dan sandwich dengan daging untuk makan siang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan kemoterapi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top