Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-Hati dengan Infeksi Paru-Paru, Ini Cara Mencegahnya

Paparan polutan di udara dapat merusak paru-paru dan mempercepat penuaan. Seiring bertambah usia, risiko infeksi semakin meningkat.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 02 Juli 2022  |  16:04 WIB
Hati-Hati dengan Infeksi Paru-Paru, Ini Cara Mencegahnya
Batuk merupakan salah satu gejala infeksi paru-paru - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Infeksi paru-paru merupakan penyakit peradangan yang menyerang paru-paru dan mempengaruhi saluran udara di dalam paru-paru. 

Adapun, ketika kantung udara dipenuhi nanah dan menyebabkan batuk berdahak atau bernanah, demam, menggigil, dan sulit bernapas. Berbagai organisme, termasuk bakteri, virus, dan jamur dapat menyebabkan pneumonia. Penyakit ini dapat berubah dari masalah ringan menjadi sesuatu yang mengancam jiwa.

Seperti yang dialami oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat, 1 Juli 2022, pukul 11.10 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta Pusat, di mana ia diduga menderita infeksi paru-paru. 

Dilansir dari Healthline.com pada Jumat (1/7/2022), sangat penting untuk menerapkan kebiasaan sehat agar Anda menjaga kesehatan paru-paru secara  lebih baik. 

Ini tips menghindari penyakit infeksi paru-paru bagi anak muda dan lansia:

1. Jangan merokok atau berhenti merokok

Anda mungkin sudah tahu bahwa merokok meningkatkan risiko kanker paru-paru.  Diketahui, setiap kali Anda merokok, artinya Anda telah menghirup ribuan bahan kimia ke dalam paru-paru Anda, termasuk nikotin, karbon monoksida, dan tar. Racun ini merusak paru-paru Anda. 

Dengan Anda merokok, maka akan meningkatkan lendir dan mempersulit paru-paru Anda untuk membersihkan diri, bahkan dapat mengiritasi tiap jaringan paru-paru. Secara bertahap, saluran udara Anda menyempit, hingga membuat pernapasan Anda sulit.

2. Berolahraga 

Selain menghindari rokok, berolahraga secara teratur mungkin adalah hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan paru-paru Anda. Sama seperti olahraga membuat tubuh Anda tetap bugar, itu juga membuat paru-paru Anda tetap bugar.

Saat Anda berolahraga, jantung Anda berdetak lebih cepat dan paru-paru Anda bekerja lebih keras. Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak oksigen untuk mengisi bahan bakar otot Anda. 

Paru-paru Anda meningkatkan aktivitasnya untuk mengirimkan oksigen itu sambil mengeluarkan karbon dioksida tambahan hingga meningkatkan dari sekitar 15 kali per menit menjadi sekitar 40 hingga 60 kali per menit. Itulah mengapa penting untuk berolahraga secara teratur. Semakin banyak Anda berolahraga, semakin efisien paru-paru Anda.

3. Hindari paparan polutan

Paparan polutan di udara dapat merusak paru-paru dan mempercepat penuaan. Ketika mereka masih muda dan kuat, paru-paru Anda dapat dengan mudah melawan racun ini. Namun, seiring bertambahnya usia, mereka kehilangan sebagian dari resistensi itu dan menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

4. Mencegah infeksi

Infeksi bisa sangat berbahaya bagi paru-paru Anda, terutama seiring bertambahnya usia. Mereka yang sudah memiliki penyakit paru-paru seperti Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD). Di mana, penyakit ini sangat berisiko terkena infeksi. 

Bahkan manula yang sehat, dapat dengan mudah mengembangkan pneumonia jika mereka tidak hati-hati.

Cara terbaik untuk menghindari infeksi paru-paru adalah dengan menjaga kebersihan tangan Anda. Cuci secara teratur dengan air hangat dan sabun, dan hindari menyentuh wajah Anda sebanyak mungkin.

Minum banyak air dan makan banyak buah dan sayuran, mereka mengandung nutrisi yang membantu meningkatkan sistem kekebalan Anda. 

5. Lindungi tubuh dengan vaksin

Terakhir, cara untuk menghindari infeksi paru-paru adalah dengan melakukan vaksin yang dapat membantu mencegah beberapa jenis pneumonia. Pastikan untuk mendapatkan vaksin berikut:

 - Vaksin flu dapat membantu mencegah pneumonia yang disebabkan oleh virus flu.

- Vaksin pneumokokus menurunkan kemungkinan terkena pneumonia dari Streptococcus pneumoniae.

- Vaksin lebih disarankan untuk lansia dan pengidap diabetes, asma, emfisema, HIV, kanker, atau orang dengan transplantasi organ.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paru-paru tips sehat merokok
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top