Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apakah Cacar Monyet Benar-benar Berasal dari Monyet?

Monkeypox atau cacar monyet adalah zoonosis langka yang sedang menimbulkan banyak kekhawatiran di dunia.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  09:32 WIB
Apakah Cacar Monyet Benar-benar Berasal dari Monyet?
Ilustrasi tangan seseorang terinfeksi virus cacar monyet atau Monkeypox - BBC
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Cacar monyet atau Monkeypox sedang menjadi masalah kesehatan baru di dunia.

Di Brasil puluhan monyet dibantai karena dianggap telah menjadi biang kerok wabah cacar monyet yang menyerang negara tersebut.

Namun apakah benar jika cacar monyet berasal dari monyet?

Dilansir dari situs WHO, cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.

Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.

Cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Pada saat itu ditemukan wabah penyakit mirip cacar yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian.

Karena cacar pertama kali ditemukan di kalangan monyet, maka nama penyakit ini kemudian dikenal dengan cacar monyet.

Meski demikian menurut WHO, bukan hanya monyet yang bisa menularkan virus ini kepada manusia.

Hewan lain yang juga membawa virus ini juga berpotensi menjadi penyebab seseorang terjangkit cacar monyet.

Virus cacar monyet dapat menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

Selain manusia, berbagai spesies hewan telah diidentifikasi rentan terhadap virus cacar monyet. Ini termasuk tupai tali, tupai pohon, tikus berkantung Gambia, dormice, primata non-manusia dan spesies lainnya. 

Gejala cacar monyet:

1. Sakit kepala

2. Demam akut >38,5oC

3. Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)

4. Nyeri otot/Myalgia

5. Sakit punggung

6. Asthenia (kelemahan tubuh)

7. Lesi cacar (benjolan berisi air ataupun nanah pada seluruh tubuh)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cacar monyet

Sumber : WHO, Kemkes

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top