Pemeriksaan diabetes/istimewa
Health

Waspada, Tangan dan Kaki Kesemutan Bisa Jadi Gejala Diabetes

Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2023 - 18:58
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kesemutan di tangan dan kaki atau yang dikenal dengan neuropati perifer merupakan gejala dari banyaknya kondisi seperti cedera atau kelelahan, tetapi hal ini juga bisa merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada penderita diabetes akibat kadar gula darah yang tinggi atau tidak terkontrol.

Penderita diabetes yang tidak mengontrol gula darahnya berisiko mengalami komplikasi tersebut. Diabetes dapat membuat seseorang berisiko mengalami segala macam komplikasi, termasuk kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki.  

Orang yang menderita diabetes dengan kondisi berikut ini kemungkinan besar akan mengalami neuropati diabetik : 

1. Kegemukan

2. Penyakit ginjal

3. Tekanan darah tinggi

4. Kolesterol tinggi

5. Penyalahgunaan alkohol

6. Merokok

Dalam beberapa kasus, gejala kesemutan bisa jadi adalah kerusakan saraf akibat diabetes yang dapat meluas hingga ke area di luar tangan dan kaki.

Beberapa masalah tambahan yang dapat timbul akibat kerusakan saraf akibat diabetes meliputi: 

• Gastroparesis (perut terlalu lama untuk mengosongkan isinya)

• Hipotensi ortostatik(tekanan darah rendah dengan postur tegak)

• Disfungsi ereksi (ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi)

Kondisi ini berkembang ketika saraf yang diperlukan untuk berfungsinya berbagai proses tubuh menjadi tidak efektif. 

Neuropati pada diabetes juga seringkali simetris. Hal ini sering kali tidak terjadi pada neuropati karena sebab lain dan menjadi pembeda dari Neuropati pada kondisi lain.  Misalnya jika mempunyai masalah dengan kaki kiri, seringkali juga dengan kaki kanan dan hal ini kurang berperan pada jenis neuropati lainnya.

Dikutip Verywell (17/10/2023) neuropati sendiri tidak berakibat fatal. Namun neuropati pada diabetes memang menyebabkan kondisi tubuh memburuk lebih cepat krena menimbulkan komplikasi yang sangat serius hingga bisa berakibat fatal.

Jika fungsi organ, otak, lengan, dan kaki semakin berkurang akibat neuropati pada diabetes, hal ini pada akhirnya akan menyebabkan tubuh berhenti bekerja sama sekali.

Pengobatan dan Pencegahan Diabetes

Kebanyakan orang yang menderita neuropati perifer akibat diabetes hanya akan mengalami mati rasa ringan.

Meskipun mati rasa ini menakutkan, kebanyakan penderita neuropati diabetik mempertahankan sensasi yang cukup untuk membantu menghindari cedera serius.

Mengontrol gula darah adalah langkah pertama dalam mengobati neuropati diabetik. Dengan manajemen diabetes yang lebih baik, pasien mungkin merasakan penurunan gejala neuropati setelah sekitar satu tahun.

Melindungi diri dari cedera terkait neuropati, seperti terinjak benda tajam, juga penting. Mengenakan sandal bahkan saat berada di rumah dapat membantu.

Jika semua hal diatas tidak membantu, maka perlu untuk melakukan konsultasi pada dokter.

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro