Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Usia yang Tepat untuk Periksa Kadar Kolesterol

Jenis kolesterol ada dua, LDL atau kolesterol jahat, dan HDL kolesterol baik atau trigliserida.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  21:14 WIB
Ini Usia yang Tepat untuk Periksa Kadar Kolesterol
smartCARD, alat untuk mengecek kolesterol melalui handphone di rumah - futurity.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak penyakit serius yang diakibatkan oleh kolesterol yang tinggi. Kondisi ini terjadi saat kolesterol tinggi menumpuk di pembuluh darah dan menyempitkan pembuluh darah hingga mempengaruhi aliran darah. Endapan inilah yang menyebabkan stroke ataupun serangan jantung jika pecah dan membentuk gumpalan.

Peningkatan kadar kolesterol dalam darah tidak menunjukkan gejala apapun. Baru ketika sudah pada tingkat yang parah, gejala akan muncul. Jalan terbaik untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah adalah dengan memeriksakannya.

Berikut pembahasan mengenai pemeriksaan kolesterol dalam darah berdasarkan timesofindia.

Kapankah harus mulai untuk memeriksakan kadar kolesterol dalam darah?

Menurut American Heart Association, kadar kolesterol dalam darah harus mulai diperiksakan sejak usia 20 tahun. Seorang senior ahli jantung di Rumah sakit Global Hospitals Parel di Mumbai juga menyebutkan, anak-anak disarankan melakukan pengujian kadar lipid setelah berusia sembilan tahun, tepatnya sekitar usia 17 hingga 20 tahun.

Saran CDC juga mengungkapkan, bahwa pemeriksaan kolesterol harus dimulai sejak anak-anak hingga remaja.

Tingkat normal kolesterol tidak boleh lebih dari 200 pada usia dewasa miligram per desiliter, sedangkan pada usia 19 tahunan, kadar kolesterol harus dibawah 179 miligram per desiliter. Batas kadar kolesterol orang dewasa 200 hingga 239. Jika kadar kolesterol diatas 240, kondisi ini dianggap sebagai kondisi yang beresiko.

Jenis kolesterol ada dua, LDL atau kolesterol jahat, dan HDL kolesterol baik atau trigliserida. Meskipun dianggap sebagai kolesterol baik, HDL berkaitan dengan penyakit jantung.

LDL adalah faktor penentu yang berperan cukup penting dalam menentukan kadar kolesterol. Tingkat normal LDL harus dibawah 100 dan 70 untuk orang yang punyai penyakit arteri koroner. Sedangkan tingkat normal HDL dan trigliserida harus di bawah 40 dan 149.

Jika kadar kolesterol sudah mendekati batas, orang diharuskan menjaga kesehatan agar kondisinya tidak semakin parah, Kendati demikian, kadar kolesterol tinggi juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Seseorang dengan riwayat keluarga yang punyai kadar kolesterol tinggi, memiliki risiko yang tinggi pula terkena kondisi ini.

Hal ini kemudian berdampak juga pada kondisi serius yang dipengaruhi oleh kondisi kolesterol tinggi seperti serangan jantung dan juga stroke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kolesterol stroke kesehatan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top