Rambut rontok/klikdokter
Health

7 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya.

Redaksi
Kamis, 21 Desember 2023 - 21:45
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian orang sering kali menganggap rambut rontok menjadi sebuah masalah. Sebab, rambut rontok membuat seseorang jadi tidak percaya diri dan khawatir akan mengalami kebotakan.

Sebenarnya rambut rontok adalah kondisi yang umum terjadi, setiap harinya rambut akan mengalami kerontokan antara 50 hingga 100 helai.

Akan tetapi, apabila helai rambut yang rontok lebih dari 100 helai, kemungkinan kondisi rambut mengalami kerontokan yang tidak wajar. Hal ini bisa menjadi pertanda kalau ada sesuatu yang salah pada tubuh.

Melansir dari Times Of India, berikut tujuh penyebab kerontokan rambut dan cara mengatasinya.

1. Faktor genetik

Faktor genetik juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami rambut rontok. Bila keluarga memiliki masalah rambut rontok, yang dikenal sebagai androgenetic alopecia, dapat mempengaruhi seseorang mengalami kebotakan.

Mengatasinya:
Meskipun Anda tidak dapat mengubah genetika Anda, obat-obatan tertentu seperti minoxidil dan finasteride dapat membantu memperlambat atau membalikkan kerontokan rambut.

2. Perubahan hormon

Perubahan hormon juga menjadi penyebab seseorang mengalami rambut rontok, khususnya selama menopause dan bagi para wanita menjelang menstruasi.

Mengatasinya:
Mengatur hormon, dan memastikan diet seimbang dapat membantu mengurangi kerontokan rambut dalam kasus ini.

3. Kekurangan nutrisi

Kadar biotin yang tidak mencukupi menyebabkan rambut Anda putus dan menjadi rapuh. Tubuh Anda lebih sulit untuk menyerap zat besi jika Anda tidak cukup makan buah dan sayuran kaya vitamin C. Sebab, kekurangan zat besi menyebabkan rambut rontok.

Mengatasinya:
Tingkatkan makanan kaya nutrisi atau mengonsumsi suplemen setelah berkonsultasi dengan profesional kesehatan.

4. Stres

Stres emosional dan fisik dapat berkontribusi pada kerontokan rambut dengan memicu kondisi yang disebut telogen effluvium. Sejumlah besar stres memaksa sejumlah besar folikel rambut ke dalam fase istirahat dalam telogen effluvium. Rambut yang terkena akan rontok tak terduga setelah beberapa bulan ketika Anda hanya menyisir atau mencuci rambut Anda.

Mengatasinya:
Kelola stres melalui teknik relaksasi, meditasi, olahraga teratur, dan memastikan keseimbangan kehidupan kerja yang sehat.

5. Obat-obatan dan perawatan tertentu

Berbagai macam obat, termasuk beta-blocker, pengencer darah, antidepresan, obat penurun kolesterol, beberapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dan obat terkait hormon seperti obat tiroid, terapi penggantian hormon, atau steroid, dapat menyebabkan rambut rontok, meskipun hal itu merupakan efek samping yang relatif tidak umum.

Mengatasinya:
Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk mengeksplorasi obat alternatif atau solusi jika Anda mencurigai obat menyebabkan rambut rontok.

6. Kebiasaan perawatan rambut yang buruk

Penggunaan alat penataan rambut yang berlebihan, perawatan rambut yang keras, dan gaya rambut yang ketat dapat merusak rambut dan menyebabkan kerusakan. Rambut yang rusak rapuh dan rentan patah.

Mengatasinya:
Melakukan perawatan rambut yang lembut, meminimalkan penataan panas, menghindari gaya rambut ketat, dan menggunakan produk yang cocok untuk jenis rambut Anda.

7. Penyakit autoimun

Kondisi yang dikenal sebagai alopecia areata disebabkan oleh sistem kekebalan yang menyerang folikel rambut, yang mengakibatkan rambut rontok.

Mengatasinya:
Pilihlah pengobatan bervariasi seperti kortikosteroid, imunoterapi, atau obat lain yang diresepkan oleh profesional perawatan kesehatan. (Lala Wahyuningsih)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro