Ilustrasi layanan kesehatan./Istimewa
Health

Biaya Kesehatan di RI Tinggi, Julo: Berisiko Ganggu Kondisi Finansial

Rio Sandy Pradana
Senin, 18 Maret 2024 - 20:27
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Global Health Service Monitor merilis survei bahwa 59% dari populasi 278 juta penduduk Indonesia mengeluhkan sulitnya mengakses fasilitas kesehatan karena tingginya beban biaya pengobatan.

Di sisi lain, inflasi medis di Indonesia mampu mencapai 13,6% per tahun atau sekitar 4 kali lipat dari tingkat inflasi umum. Hal ini membuat mayoritas masyarakat Indonesia rentan mengalami guncangan finansial ketika harus berhadapan dengan kondisi gangguan kesehatan.

Dampaknya, dalam jangka waktu panjang, makin sulit bagi masyarakat terdampak untuk pulih dan kembali berdaya secara finansial.

Head of Marketing Julo, Mikhal Anindita mengatakan biaya kesehatan menjadi salah satu tujuan penggunaan limit kredit Julo terbanyak.

“Biaya pengobatan seringkali bersifat darurat dan tidak bisa menunggu," katanya dalam siaran pers, Senin (18/3/2024).

Julo meluncurkan fitur Biaya Kesehatan dengan opsi cicilan bulanan untuk menekan tingginya biaya kesehatan tersebut. Terlebih, kesehatan merupakan suatu kebutuhan manusia yang paling mendasar.

Fitur Biaya Kesehatan yang memfasilitasi pembiayaan berbagai kebutuhan kesehatan secara menyeluruh - dari tagihan rumah sakit, klinik, dokter gigi, apotek sampai biaya pengecekan medis di laboratorium.

Menurutnya, dengan ditambahnya fitur biaya kesehatan pada aplikasi Julo, pasien dapat menuntaskan pembayaran biaya kesehatan secara cepat saat dibutuhkan tanpa memberatkan cashflow.

Dia menambahkan biaya kesehatan menjadi salah satu tujuan penggunaan limit kredit Julo terbanyak.

Fitur ini, lanjutnya, sudah dapat digunakan oleh seluruh pengguna Julo untuk pembayaran keperluan biaya kesehatan di rumah sakit, klinik, apotek, dan berbagai fasilitas kesehatan.

Dia menjelaskan dengan limit kredit sampai dengan 50 juta rupiah, pengguna bisa terus menggunakan limit kredit yang dimiliki untuk melakukan pembayaran berbagai kebutuhan kesehatan dari dalam aplikasi.

Dengan opsi cicilan sampai dengan 9 bulan, pengguna cukup mengisi informasi - berupa detail fasilitas kesehatan, informasi pasien dan nominal pembayaran - untuk menyelesaikan transaksi sehingga kebutuhan administrasi dapat terpenuhi dalam waktu singkat.

Sementara itu, Co-founder Julo, Adrianus Hitijahubessy mengatakan sepanjang 2023, Julo telah meluncurkan rangkaian inovasi produk serta fitur untuk mendorong inklusi finansial kepada masyarakat Indonesia, seperti fitur tarik transfer tunai, isi dompet digital, bayar tagihan online, Biaya Pendidikan, sampai Julo Peduli yang menawarkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi gawai.

“Inovasi fitur Biaya Kesehatan ini menegaskan komitmen Julo di awal tahun 2024, untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat Indonesia dengan pemberdayaan lebih lanjut melalui inklusi finansial,” ujarnya.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro