Teh Celup Temuan Mahasiswa IBU Mampu Cegah Kolesterol dan Penyakit Jantung

Teh dengan bahan baku hasil temuan mahasiswa IKIP Budi Utomo, IBU, diklaim dapat mencegah kolesterol dan serangan penyakit jantung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2019  |  15:17 WIB
Teh Celup Temuan Mahasiswa IBU Mampu Cegah Kolesterol dan Penyakit Jantung
Teh celup - Ilustrasi

Bisnis.com, MALANG -  Daun kedondong ternyata bisa digunakan untuk mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Demikian hasil temuan tiga mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKI) Budi Utomo atau "IBU".

Mereka menemukan bahwa daun buah kedondong dapat dijadikan bahan baku untuk pembuatan teh pencegah penyakit jantung dan kolesterol tersebut.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Dewi Khoiriyah, Kurnia Ismawati serta Juliana Riskawati. Uniknya, para mahasiswa ini tercatat sebagai jurusan Bahasa Indonesia, bukan fakultas yang terkait dengan riset tentang obat atau bahan obat.

Para mahasiswa yang berada di semester enam itu melakukan kegiatan penelitian di bawah bimbingan dosen Anita Kurnia Rachman.

"Teh dengan bahan baku daun kedondong ini memberikan manfaat luar biasa, sebab mampu mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Teh dari daun kedondong ini diproses secara alami," kata Ketua tim Dewi Khoiriyah di Malang, Jawa Timur, Jumat (24/5/2019).

Bahan baku daun kedondong untuk membuat teh celup, kata Dewi, dipanen langsung dari petani. Daun kedondong itu kemudian dikeringkan selama sekitar dua minggu dengan suhu ruangan. Dengan temperatur suhu ruangan, teh yang dihasilkan kualitasnya lebih bagus.

Teh celup dari daun kedondong tersebut, lanjut Dewi, mengandung flavonoid, Saponin, Tanin dan alkanoid yang memiliki khasiat bisa mencegah dan mengobati penyakit jantung dan kolesterol.

Dewi mengaku penelitian yang membuahkan hasil teh daun kedondong ini terinspirasi dari banyaknya masyarakat yang menderita penyakit jantung, mulai dari orang tua sampai anak-anak.

"Melihat kondisi tersebut kami mencari referensi terkait bahan alami yang bisa mengobati penyakit jantung. Akhirnya kami menemukan daun kedondong yang mengandung zat bermanfaat bagi tubuh, seperti Flavonoid, Saponin, Tanin dan Alkanoid," paparnya.

Oleh karena itu, kata Dewi, daun kedondong menjadi pilihan sebagai bahan dasar pembuatan teh celup. Teh celup daun kedondong karya tiga mahasiswa IBU Malang itu telah diuji di laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Temuan ketiga mahasiswa tersebut telah lolos program kreativitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) Jawa Timur. "Bulan depan masih akan dilakukan monotoring dan evaluasi (Monev) internal dan eksternal terkait progres dari teh celup daun kedondong tersebut," kata dosen pembimbing mereka, Anita Kurnia Rachman.

Setelah dilakukan monev, kata Anita, selanjutnya diajukan untuk mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Bali yang dilangsungkan akhir Juni mendatang.

Menurut Anita, temuan teh celup daun kedondong tersebut sangat bagus karena memberikan manfaat luas bagi masyarakat. "Makanya, saya sarankan untuk ikut program PKM-K agar mendapatkan dana dari Kemenristekdikti dan produk ini bisa dikembangkan," tutur Anita.

Proposal temuan teh daun kedondong itu dikirimkan ke PKM-K Kemenristekdikti melalui Simbelmawa pada Desember 2018. Pada 20 Maret proposal yang diajukan tersebut dinyatakan lolos dan diterima.

"Kami berharap proposal dan temuan ini lolos Pimnas dan mendapatkan dana hibah untuk pengembangan dan penelitian lebih lanjut, karena kami ingin memproduksi teh celup daun kedondong ini secara massal agar banyak masyarakat yang terbantu, khususnya dalam mencegah penyakit jantung dan kolesterol," kata Anita.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kolesterol, penyakit jantung

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top